Perilaku Kerja Inovatif Karyawan Gen Z: Perbandingan pada Perusahaan yang menerapkan Pengaturan Kerja Fleksibel dengan yang menerapkan WFO
Kata Kunci:
generasi Z, pengaturan kerja fleksibel, perilaku kerja inovatif, work from anywhere, work from officeAbstrak
Gen Z yang memasuki dunia kerja dituntut untuk memiliki perilaku kerja inovatif agar meningkatkan daya saing perusahaan. Meski menjadi sebuah tuntutan, perilaku kerja inovatif individu tidak terlepas dari pengaruh organisasi. Salah satu kebijakan organisasi yang berperan dalam meningkatkan perilaku kerja inovatif dan sesuai dengan karakteristik Gen Z adalah pengaturan kerja fleksibel. Pada penelitian ini, peneliti ingin melihat hubungan antara pengaturan kerja fleksibel dan perilaku kerja inovatif pada kelompok karyawan Gen Z yang menjalankan pengaturan kerja yang fleksibel (WFA dan hybrid). Peneliti juga ingin melihat perbedaan perilaku kerja inovatif antara karyawan Gen Z yang bekerja secara fleksibel dengan yang bekerja dari kantor. Partisipan merupakan 217 orang berusia 18-28 tahun, sedang bekerja secara WFO/WFA/hybrid, dan berdomisili di Indonesia. Variabel perilaku kerja inovatif diukur menggunakan Skala Perilaku Inovatif dan variabel pengaturan kerja fleksibel diukur menggunakan Flexible Work Options Questionnaire (FWOQ). Hasil analisis dengan bootstrap (N = 1000) menunjukkan bahwa pengaturan kerja fleksibel dapat memprediksi perilaku kerja inovatif secara positif dan signifikan (???? = 0.23, p = 0.02). Pengaturan kerja fleksibel dapat menjelaskan 5.7% varians dari perilaku kerja inovatif. Hasil analisis juga menunjukkan perbedaan perilaku kerja inovatif antara karyawan Gen Z yang bekerja secara fleksibel (M = 38.58, SD = 7.84) dan karyawan Gen Z yang bekerja dari kantor (M = 33.85, SD = 9.60), signifikan secara statistik, t(215) = 3.88, p = 0.00. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk mulai menerapkan lebih banyak pengaturan kerja fleksibel agar karyawan merasa nyaman dan termotivasi untuk memberikan ide yang inovatif.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Monica Sekar Widiaristi, Arum Etikariena

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).