Author Guideline

  1. Karangan yang dikirim kepada Redaksi  adalah karangan yang belum pernah dan tidak akan  dipublikasikan di tempat lain dalam bentuk cetakan.
  2. Naskah harus diketik dengan komputer dengan memakai program Microsoft Words mengikuti template JKY, dan dimasukan ke dalam situs jurnal kedokteran YARSI
  3. Penulisan daftar pustaka wajib menggunakan program pendukung seperti Mendeley, Endnote, dll.
  4. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris yang baik, jelas, lugas dan ringkas. Diketik di atas kertas berukuran A4 (210 x 297 mm) dengan kerapatan 1 spasi dengan Book Antiqua. Untuk judul diketik dengan Book Antiqua 14 Bold. Nama Penulis (Book Antiqua 12). Nama Institusi (Book Antiqua 9). Korespondensi (Book Antiqua 9) dan isi tulisan dengan Book Antiqua 12. Daftar Pustaka (Book Antiqua 11). Ketikan dibuat dalam satu muka saja. Diberi nomor halaman mulai dari halaman judul. Setiap halaman ketikan dimulai 2.5 cm dari tepi atas, bawah, kiri dan kanan. Maksimal halaman adalah 30 halaman dalam ukuran kertas seperti ditentukan diatas.
  5. Untuk keseragaman penulisan, setiap naskah laporan penelitian harus terdiri dari: judul dalam bahasa Indonesia dan Inggris; nama penulis dan instansi tempat bekerja; abstrak dalam bahasa Indonesia dan Inggris; pendahuluan yang mencakup latar belakang permasalahan, masalah dan pertanyaan penelitian, serta tujuan penelitian; bahan dan cara kerja; hasil; pembahasan; simpulan dan saran; ucapan terima kasih; serta daftar pustaka. Dapat pula disertakan tabel, grafik, foto/gambar dan keterangan foto/gambar. Hasil harus dipisah dengan pembahasan.
  6. Judul ditulis dengan Book Antiqua 14 Bold, sebaiknya tidak lebih dari 12 kata. Bila perlu, dapat dilengkapi dengan anak judul. Naskah yang telah pernah disajikan dalam pertemuan ilmiah atau tesis yang belum pernah diterbitkan dan diedarkan secara nasional, dibuat keterangan berupa catatan kaki. Terjemahan judul dalam bahasa Inggris diketik dengan huruf italic.
  7. Nama penulis ditulis tanpa gelar. Nama penulis yang dicantumkan paling banyak 5 (lima) orang. Bila lebih, cukup diikuti dengan kata-kata: dkk. atau et. al. Nama penulis harus disertai nama lembaga tempat ybs. bekerja. Alamat korespondensi ditulis lengkap dengan nomor tilpon, Fax dan E-mail (kalau ada).
  8. Kata kunci (keywords) yang menyertai abstrak harus ditulis dalam bahasa Inggris. Diletakkan di bawah judul sebelum abstrak. Tidak lebih dari 5 kata, dan sebaiknya bukan merupakan pengulangan dari kata-kata dalam judul.
  9. Abstrak harus dibuat dalam bahasa Indonesia dan Inggris, panjangnya tidak melebihi 250 kata dan diletakkan setelah judul makalah dan nama penulis. Abstrak harus memuat ringkasan dari: latar belakang, tujuan, bahan dan cara kerja, hasil, pembahasan, simpulan dan saran.
  10. Untuk naskah makalah ilmiah (bukan laporan penelitian) maka sistematika penulisan adalah: judul (dalam bahasa Indonesia dan Inggris), nama penulis, instansi tempat bekerja, abstrak (dalam bahasa Indonesia dan Inggris), pendahuluan (termasuk masalah yang akan dibahas), pembahasan, simpulan, saran, dan daftar pustaka.
  11. Laporan penelitian yang memakai manusia sebagai subjek percobaan, harus melampirkan surat persetujuan dari Komite Etik Penelitian setempat.
  12. Tidak menulis singkatan atau angka pada awal kalimat, tetapi ditulis dengan huruf secara lengkap. Angka yang dilanjutkan dengan simbol ditulis dalam angka Arab, misalnya 2 cm, 3 kg.
  13. Kata asing yang belum diubah menjadi kata Indonesia diberi garis bawah, tidak dalam huruf italic (miring).
  14. Kutipan pustaka harus diikuti dengan nama pengarang dan tahun publikasi dari mana kutipan diambil, misalnya: (Briggs and Porter, 1975). Bila kutipan berasal dari lebih satu tulisan, tetapi berasal dari penulis yang sama dan tahun yang sama, ditulis sebagai berikut:

    Holland TD 1986. Sex determination of fragmentary crania by analysis of the cranial base. Am.J.Phys.Anthrop. 70: 203-208.

    Holland TD 1986a. Race determination of fragmentary crania by analysis of the cranial base. J.Forensic sci. 31: 719-725.

  15. Kutipan yang lebih dari 4 baris, diketik dengan spasi tunggal tanpa tanda petik. Kutipan yang pendek disambung dengan kalimat naskah diantara tanda petik.
  16. Daftar pustaka disusun menurut sistem Harvard, dimana nama-nama pengarang disusun menurut abjad tanpa nomor urut dengan susunan sebagai berikut: nama penulis (surname), tahun publikasi, judul lengkap artikel (bila bukan buku), judul majalah atau buku, volume, edisi, nama kota penerbit, nama penerbit dan nomor halaman.

    Contoh:

    La Vail JH. 1975. Retrograde cell degeneration and retrograde transport techniques. In: WM Cowan and M Cuenod (eds): The use of axonal transport for studies of Neuronal Connectivity. New York: Elsvier, p 217-248.

  17. Singkatan nama jurnal dalam daftar pustaka mengacu pada Index Medicus dan indeks lain yang sejenis. Hanya pustaka yang dikutip saja yang boleh dimuat dalam daftar pustaka.
  18. Tabel dan gambar dibuat sesederhana mungkin, bagus dan jelas pada kertas HVS dalam halaman tersendiri dengan tinta hitam, dan dijelaskan dimana seharusnya ditempatkan. Judul tabel ditempatkan di atas tabel, sedangkan judul gambar ditempatkan di bawah gambar. Foto yang akan dimuat harus berkualitas tinggi dan dibuat dari kertas kilat hitam putih. Di belakang foto (cetakan hitam putih, kilau) atau gambar ditulis (dengan pensil) nama pengarang, ringkasan judul karangan, nomor dan orientasi gambar. Gambar/foto tidak boleh diklips, dijepret atau dilipat.
  19. Bila ada bagian naskah yang hendak diperkecil, dikirimkan dalam bentuk yang telah diperkecil dengan ketentuan sebagai berikut:
    • tidak lebih kecil dari 20% ukuran normal
    • masih terbaca dengan jelas.
  20. Pernyataan terima kasih dan kepustakaan harus diketik di lembaran terpisah. Nama-nama yang diutarakan dalam pernyataan harus disertai dengan gelar dan alamat kerja.