Hubungan Faktor Lingkungan Fisik Dalam Dan Luar Rumah Dengan Kejadian Filariasis Di Jatisampurna Bekasi

Rika Ferlianti

Abstract


Filariasis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit nematoda yang tersebar di Indonesia. Walaupun penyakit ini jarang menyebabkan kematian, tetapi dapat menurunkan produktivitas penderitanya karena timbulnya gangguan fisik. Salah satu provinsi yang juga mengalami peningkatan kasus, yaitu Jawa Barat khususnya kota Bekasi yang merupakan daerah endemis filariasis tertinggi kedua. Kasus tertinggi ditemukan di Kecamatan Jatisampurna, yaitu 217 kasus dimana Kelurahan Jatisampurna, satu dari lima kelurahan yang ada, sebagai penyumbang kasus terbanyak dari tahun 1999-2008. Dari beberapa faktor risiko, lingkungan sangat berpengaruh terhadap distribusi kasus filariasis dan mata rantai penularannya baik secara langsung maupun tidak langsung, karena faktor lingkungan dapat menunjang kelangsungan hidup hospes, hospes reservoir dan vektor, sehingga sangat penting untuk mengetahui epidemiologis filariasis.

Mengetahui hubungan faktor lingkungan fisik dalam dan luar rumah dengan kejadian filariasis.

Metode penelitian ini menggunakan metode analitik cross sectional dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (one point time approach). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah yang ada di RW 02 Kelurahan Jatisampurna Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi dengan sampel lingkungan fisik dalam dan luar rumah yang ada setelah mendapat persetujuan dari pemilik. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner.

Hasil penelitian  menunjukkan angka kejadian filariasis di Jatisampurna sebanyak 10 responden ( 33,3%) dari 30 responden terdiagnosis filariasis. Pada penelitian ini komponen lingkungan di dalam rumah yang paling berpengaruh adalah ventilasi ditutup dengan kawat kassa p-value = 0.045 dan atap rumah ditutup menggunakan plafon dengan p-value = 0.030. Sedangkan hubungan faktor lingkungan fisik luar rumah dengan kejadian filariasis adalah kolam dengan p-value 0,020.

Terdapat hubungan antara faktor lingkungan fisik dalam dan luar rumah dengan kejadian filariasis di RW 02, Kelurahan Jatisampurna Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi.

Keywords


filariasis; lingakungan, dalam dan luar rumah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 YARSI Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

__________________________________________________________________________________________

Copyright of YARSI Medical Journal.

Powered by OJS.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution- NonCommercial 4.0 International License.