Empati Mahasiswa Kepaniteraan IKM FK YARSI Pada Acara Jumat Barokah

Erlina Wijayanti

Abstract


Empati penting dalam meningkatkan kualitas hubungan dokter-pasien. Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas YARSI berusaha meningkatkan empati mahasiswa melalui program Jumat Barokah yang terdiri dari Tausiyah dan pembagian nasi bungkus secara sukarela di area sekitar Universitas YARSI. Program ini diadakan setiap hari Jumat. Tujuan penelitian ini untuk menggali empati mahasiswa saat melakukan kegiatan Jumat Barokah.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Populasi adalah mahasiswa kepaniteraan IKM FK YARSI periode Maret-Mei 2017. Sampel penelitian ditetapkan dengan total sampling sebanyak 50 orang. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Data kualitatif dianalisis dengan melakukan koding terbuka dilanjutkan dengan koding selektif dan menetapkan kategori utama.Responden yang terlibat sebanyak 50 orang terdiri dari 13 laki-laki dan 37 perempuan. Usia responden berkisar 21-26 tahun. Mahasiswa yang terlibat angkatan 2009-2012. Empati yang dirasakan mahasiswa antara lain terharu, merasa bersyukur, sedih karena masih banyak orang tidak mampu, merasa lebih berguna untuk orang lain, bahagia dapat berbagi, dan merasa malu karena sering mengeluh. Manfaat yang dirasakan oleh mahasiswa adalah dapat mendekatkan diri pada Allah SWT, menambah kekompakan mahasiswa, dan melatih bersedekah di setiap saat. Disarankan penelitian lanjutan untuk menilai peningkatan empati mahasiswa.


Keywords


empati, mahasiswa kedokteran

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Hirsch EM. The role of empathy in medicine: a medical student’s perpective. American medical association journal of ethics. 2007;9(6):423-27. [cited 2017 Agust 15]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23218048

Hitti M.A. Good attitude goes a long way, patients tell researchers. 2006 Mar 9 [cited 2017 Apr 12]. Available from: http://www.webmd.com/news/20060309/7-key-traits-of-ideal-doctor

Hoffman, M. L. (2000). Empathy and moral development: Implications for caring and justice. Cambridge: University Press.

Lown BA, Rosen J, Marttila J. An agenda for improving compassionate care: a survey shows about half of patients say such care is missing. Health aff. 2011;30(9):1772-78.4. [cited 2017 Agust 15]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21900669

McDonald NM & Messinger DS. 2011. The development of empathy: How, when, and why. Moral Behavior and Free Will: A Neurobiological and Philosophical Aprroach. pp:341-68.

Nugroho, Pasiak&Tanudjaja. Gambaran Empati Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Angkatan 2012. 2016 [cited 2017 Agust 15]. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/ebiomedik/article/view/11257


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 YARSI Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

__________________________________________________________________________________________

Copyright of YARSI Medical Journal.

Powered by OJS.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution- NonCommercial 4.0 International License.