Pengaruh perlakuan bipedal pada kepadatan jaringan kolagen pada tempat perlekatan otot pada tulang panjang selama pertumbuhan

H. Ardiyan Boer

Abstract


Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui hubungan antara kepadatan jaringan kolagen pada perlekatan otot pada tulang panjang dengan perlakuan bipedal selama pertumbuhan. Sebagai hewan percobaan dipakai 120 ekor tikus jantan (Rattus norvegicus), umur 6 minggu, berat rata-rata 70 gram. Secara randomisasi 120 ekor tikus dibagi 2 kelompok, (1) kontrol, (2) bipedal, dan kelompok bipedal diberi perlakuan selama 6 bulan dan dikorbankan pada umur 2 bulan perlakuan dan umur 6 bulan perlakuan. Tempat perlekatan m.pectineus pada femur bagian proximal dan m.rectus femoris yang melekat pada tibia bagian proximal, dipotong pada perlakuan 2 bulan dan 6 bulan, dan dibuat preparat histologisnya dengan pewarnaan Mallory-azan. Nilai rerata kepadatan jaringan kolagen pada perlakuan 2 bulan dan 6 bulan diuji dengan Fisher Exact atau Chi-kuadrat. Pengukuran kepadatan jaringan kolagen m.pectineus antara perlakuan 2 bulan dan 6 bulan lebih besar secara bermakna pada kelompok kontrol dan lebih besar secara tidak bermakna pada kelompok bipedal. Terdapat perbedaan nilai kepadatan jaringan kolagen pada perlekatan m.rectus femoris pada tibia bagian proximal antara perlakuan 2 bulan dan 6 bulan yaitu lebih besar secara bermakna pada kelompok bipedal, dan lebih besar secara tidak bermakna pada kelompok kontrol. Selama migrasi antara 2 bulan dan 6 bulan nilai kepadatan jaringan kolagen pada sebagian besar otot bertambah secara tidak bermakna.

Keywords


kepadatan jaringan; perlakuan bipedal; migrasi; selama pertumbuhan

Full Text:

PDF

References


Birkbeck JA and Lee M 1972. Growth and Skeletal Maturation in British Columbia Indian Populations, Am. J. Phys. Anthrop. 38: 727-738.

Blanchard O et al 1985. Tendon Adaption to Different Long Term Stresses and Collagen Teticulation in Soleus Muscle. Conn. Tiss. Res. 13: 261-267.

Boer A 1980a. Pertumbuhan Femur dan Tibia Mencit akibat Perlakuan Bipedal. Pertemuan Nasional Anatomi V Semarang.

Boer A 1980b. Pertumbuhan dan Perkembangan Beberapa Otot Tungkai Belakang Mencit akibat Perlakuan Bipedal. Pertemuan Nasional Anatomi V Semarang.

Carter DR and Hayes C 1976. Bone Compressive Strength: the influence of density and strain rate. Science 194: (4270): 174-176.

Carter DR, Schwab GH and Spengler DM 1980. Tensile Fracture of Cancellous Bone. Acta. Orthop. Scand. 57: 733-741.

Chor H and Dolkart RE 1939. Experimental Muscular Dystrophy in the Guinea Pig. Arch. Pathol., 27: 497509.

Colton HS 1929. How Bipedal Habbits Affect the Bone of the Hind Legs of the Albino Rat. J. Exp. 7001. 53 (1): 1-11.

Cooper RR and Misol S 1970. Tendon and Ligament Insertion. A Light and Electron Microscopic Study. J. Bone Joint Surgery 52A (1) : 1-20.

Crawford GNC 1950. An Experimental Study of Tendo Growth in the Rabbit. J. Bone Joint Surg. 32B (2): 234-243.

Crawford GNC 1954. An Experimental Study of Tendo Growth in the Rabbit. J. Bone Joint Surg. 32B (2): 294-3-3.

Currey JD 1959. Differences in the Tensile Strength of Bone of Different Histological Types.J.Anat.93:87-95.

Davies C et al 1964. The Influence of the Type of Locomotion on the Growth of the Hind-limb Muscle. A Comparison between Normal and Bipedal Rats. Acta. Anat. 158: 184-199.

Dill DB et al 1964. Handbook of Physiology, Adaptation to the Environtment. Section 4, pp.75. American Physiological Society. Washington, D. C.

Disbrey BD and Rack JH 1970. Histological Laboratory Method. E.S. Livingstone Edinburgh and London.

Dixon AD and Sarnat BG 1985. Normal and Abnormal Bone Growth: Basic and Clinical Research. Alan R Liss, New York.

Duvall EN 1959a. Kinesiology. The Anatomi of Motion,1st ed. Japan Publication Trading Co.LTD. Tokyo.

Duvall EN 1959b. Kinesiology. The Anatomi of Motion, 1st ed. Japan Publication Trading Co.LTD. Tokyo.

Evans FG 1953. Method of Studying Biomechanical Significance of Bone Form. Am. J. Phys. Anthrop. 11(3): 1-11.

Evans FG 1958. Relation Between the Microscopic Structure and Tensile Strength of Human Bone. Acta Anat. 35: 285-301.

Evans FG 1976. Mechanical Properties and Histology of Cartical Bone from Younger and Older Man. Anat. Record. 185(1): 1-11.

Farley JR and Baylink DJ 1984. Evidence that Skeletal Growth Factor may be a Paracrine Effector of Bone Volume. Osteoporosis Proc. Copenhagen Int. Symp. 1: 423-30.

Farris EJ and Griffith JQ 1949. The Rat in the Laboratory Investigation, 2nd ed. Hafner Publishing Co. New York.

Ganong WF 1975. Review of Medical Physiology. 7th ed. Los Altos California.

Ishihara, Akihiko et al 1998. Hypertrophy of Rat Plantaris Muscle Fiber after Voluntary Running with Increasing Loads; Journal of Applied Physiology 84:2183-2189.




DOI: https://doi.org/10.33476/jky.v17i3.213

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 YARSI Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

__________________________________________________________________________________________

Copyright of YARSI Medical Journal.

Powered by OJS.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution- NonCommercial 4.0 International License.