Aplikasi Klinik Renograf IR-03 untuk Rumah Sakit: Teknologi dan Analisis Biaya

Rill Isaris

Abstract


Teknik Renografi menggunakan Alat Renograf adalah salah satu modalitas pemeriksaan fungsi ginjal selain dengan pemeriksaanlaboratorium dan teknik Sinar-X. Prototip Renograf IR-03 untuk pemeriksaan fungsi ginjal hasil rancangbangun BATAN telah dikonstruksi dan menjalani uji laboratorium di PRPN-BATAN Serpong dan uji klinis di RSUP DR.Sardjito Jogyakarta. Biaya yang berkaitan dengan pemakaian klinik Alat Renograf di rumahsakit telah dianalisis yang terdiri dari komponen nilai radiofarmaka dan nilai investasi alat
Renograf. Perhitungan biaya radiofarmaka hippuran Iodine per tahun dengan estimasi jumlah pasien 2000 orang sebesar Rp 30 juta, Total Direct Cost adalah Rp 212,5 juta dan biaya modal satu Alat Renograf sebesar Rp 250 juta. Nilai Titik Impas (Break Event Point) Investasi satu Alat Renograf adalah 1194 (0,597%) atau setara Rp 209,475 juta, dengan biaya per prosedur adalah Rp 85.000,-. Harga ini tergantung pada beberapa variable terutama volume (kapasitas pelayanan pasien). Perhitungan analisis Cash-Flow untuk melihat seberapa jauh investasi tersebut menarik dan memberi prospek ke masa depan menunjukkan nilai Rate of Return yang diperoleh yaitu ROR (i) adalah 22,6%, jauh diatas suku bunga simpanan Bank saat ini yaitu <10%. Perhitungan analisa Payback Period menunjukkan nilai 1,818 tahun, sangat prospektif secara ekonomi.


Keywords


Analisis biaya;Renograf diagnostic;diseminasi produk

Full Text:

PDF

References


Dubovsky EV1992. Quantitation of Renal Function, Proceeding the 5

Asia and Oceania Congress of Nuclear Medicine and Biology, Volume I, JakartaBali, October 1992, pp 331-345.

Evens RG 1975. Cost Accounting in Radiology and Nuclear Medicine, CRC Crit.Rev. Clinical Radiology Nuclear Medicine, Vol.6, pp-67-69.

Isaris R, Setyadi WS 2007. Evolution Design and Construction of Renograph forRenal Function Test, Proceedings of the 4-th Kentingan Physics Forum, A Biannual Conference on Physics and Its Application,

pp 293-304, UNS Srakarta, ISBN: 979-498-347-0.

OReillyet al., 1979. Nuclear Medicine in Urology and Nephrology, second edition Book, Butherworths, published in London and Boston.

Pujiawan IN 1995. Ekonomi Teknik, Pemilihan Alternatif-Alternatif Ekonomi, Bab IV, V dan VI, Buku terbitan PT.Guna Widya.

RaharjoF2007. Ekonom Teknik, Analisis Pengambilan Keputusan, Analisis NPV, PP, dan ROR, Bab 5 , 8 dan 9,Buku Penerbit ANDI Yogyakarta.

Sumanto J 2008. Analisis Potensi Bahaya, Dampak & Penanggulangannya Terhadap Penggunaan Perangkat Renograf Hasil Litbangyasa BATAN, Majalah Ilmiah PRIMA, Volume 5, Nomer 10,

November, PRPN-BATAN, ISSN : 1411-0296.

Suyitno G2001. Medical Validation on Presented Data of Refurbishing Aged Renogram System, Technical Report of RAS/04/017 IAEA Programme, The IAEA Regional Training Workshop, Yangon, Myanmar.

Suyitno Gat al., 1989.I Hippuran Renography in Clinical Application for Renal Function Test, A Comparative Study to Renal Ultra Sonography,

Proceeding Annual Congres on Nuclear Medicine and Biology Society, Jogyakarta, p-197.




DOI: http://dx.doi.org/10.33476/jky.v20i2.164

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 YARSI Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

__________________________________________________________________________________________

Copyright of YARSI Medical Journal.

Powered by OJS.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution- NonCommercial 4.0 International License.