Mencari Penyebab Nyeri Dada?: Kardiak dan Nonkardiak

Starry H Rampengan

Abstract


Nyeri dada merupakan salah satu keluhan yang paling banyak dijumpai padaruang perawatan akut. Penyebab utama  dari nyeri dada akut meliputi: kardiak,gastroesofageal, muskuloskeletal, pulmonal, dan psikologis. Penyebab kardiakiskemik meliputi penyakit jantung koroner, stenosis aorta, spasme arteri koroner,dan kardiomiopati hipertrofi. Penyebab kardiak noniskemik meliputi perikarditis,diseksi aorta, aneurisma aorta, dan prolaps katup mitral. Angina pektorismerupakan nyeri dada kardiak yang disebabkan oleh insufisiensi pasokan oksigenmiokardium. Pasien seringkali mengemukakan rasa ditekan beban berat ataudiremas yang timbul setelah aktivitas atau stress emosional. Nyeri dada aortastenosis bergantung pada aktivitas, berhubungan dengan sinkop dan padapemeriksaan fisik disertai murmur ejeksi sistolik pada daerah aorta. Kardiomiopatihipertrofi menyebabkan nyeri dada disertai adanya murmur sistolik yangbertambah keras pada valsalva maneuver. Vasospasme koroner menimbulkannyeri dada pada saat istirahat. Diseksi aorta menyebabkan rasa nyeri dada hebatanterior menjalar ke belakang atas. Nyeri perikarditis biasanya berkurang apabilapasien condong ke depan. Nyeri prolaps katup mitral bersifat tajam. Adanyamurmur sistolik akhir didahului klik midsistolik merupakan ciri khas prolapskatup mitral. Penyebab nyeri dada nonkardiak bisa disebabkan oleh kelainanesofagus, kondisi abdomen atas, pulmonal, muskuloskeletal, herpes zoster, danpsikologis. Kondisi abdomen atas dapat disebabkan kolesistitis akut, pankreatitisakut, dan perforasi ulkus peptikum. Nyeri dada pulmonal bersifat pleuritik.Emboli paru dicurigai pada keadaan dispnea, nyeri pleuritik, hipoksia berat, danadanya faktor risiko. Nyeri dada yang disebabkan muskuloskeletal berhubungandengan palpasi. Herpes zoster juga dapat menimbulkan nyeri dada khas sesuaidistribusi dermatomal. Nyeri dada psikologis dapat dicurigai bila terdapatriyawat gangguan emosional sebelumnya. Nyeri dada merupakan salah satu keluhan yang paling banyak dijumpai padaruang perawatan akut. Penyebab utama  dari nyeri dada akut meliputi: kardiak,gastroesofageal, muskuloskeletal, pulmonal, dan psikologis. Penyebab kardiakiskemik meliputi penyakit jantung koroner, stenosis aorta, spasme arteri koroner,dan kardiomiopati hipertrofi. Penyebab kardiak noniskemik meliputi perikarditis,diseksi aorta, aneurisma aorta, dan prolaps katup mitral. Angina pektorismerupakan nyeri dada kardiak yang disebabkan oleh insufisiensi pasokan oksigenmiokardium. Pasien seringkali mengemukakan rasa ditekan beban berat ataudiremas yang timbul setelah aktivitas atau stress emosional. Nyeri dada aortastenosis bergantung pada aktivitas, berhubungan dengan sinkop dan padapemeriksaan fisik disertai murmur ejeksi sistolik pada daerah aorta. Kardiomiopatihipertrofi menyebabkan nyeri dada disertai adanya murmur sistolik yangbertambah keras pada valsalva maneuver. Vasospasme koroner menimbulkannyeri dada pada saat istirahat. Diseksi aorta menyebabkan rasa nyeri dada hebatanterior menjalar ke belakang atas. Nyeri perikarditis biasanya berkurang apabilapasien condong ke depan. Nyeri prolaps katup mitral bersifat tajam. Adanyamurmur sistolik akhir didahului klik midsistolik merupakan ciri khas prolapskatup mitral. Penyebab nyeri dada nonkardiak bisa disebabkan oleh kelainanesofagus, kondisi abdomen atas, pulmonal, muskuloskeletal, herpes zoster, danpsikologis. Kondisi abdomen atas dapat disebabkan kolesistitis akut, pankreatitisakut, dan perforasi ulkus peptikum. Nyeri dada pulmonal bersifat pleuritik.Emboli paru dicurigai pada keadaan dispnea, nyeri pleuritik, hipoksia berat, danadanya faktor risiko. Nyeri dada yang disebabkan muskuloskeletal berhubungandengan palpasi. Herpes zoster juga dapat menimbulkan nyeri dada khas sesuaidistribusi dermatomal. Nyeri dada psikologis dapat dicurigai bila terdapatriyawat gangguan emosional sebelumnya. 

Keywords


Nyeri dada kardiak iskemik; bukan iskemik; nyeri dada bukan jantung

Full Text:

PDF

References


Bernard K, Mark DH, Nasir Hussain 2004. Chest Pain: Differentiating Cardiac from Noncardiac Causes. Hospital Physician 38: 24-27.

Braunwald E, Zipes DP, Libby P 2001. Heart disease: a textbook of cardiovascular medicine. 6th ed. Philadelphia: W.B. Saunders.

Carmel MH, Maran T, Brian PG 2009. Mitral Valve Disease. In: Brian PG, Eric JT, ed. Manual of Cardiovascular Medicine. 3rd ed.Philadelphia:

Lippincott Williams Wilkins.

Cristina A, Benjamin W, Sami RA 2010. Noncardiac Chest Pain and Fibromyalgia. Med Clin N Am 94; 275-289.

Dharmarajan TS, Adiga GU, Norkus EP 2003. Vitamin B12 deficiency. Recognizing subtle symptoms in older adults. Geriatrics 58:37–38.

Gillick MR 2000. Rethinking the role of tube feeding in patients with advanced dementia. N Engl J Med 342:206–210.

Horne R, James D, Petrie K, et al. 2000. Patients’ interpretation of symptoms as a cause of delay in reaching hospital during acute myocardial infarction. Heart. 83:388–393.

Kannel WB, Abbott RD 1984. Incidence and prognosis of un-recognized myocardial infarction: An updateon the Framingham study. N Engl J Med 311:1144–1147.

Kiyici N, Dharmarajan TS, Pitchumoni CS 2001.Percutaneous endoscopic gastrostomy in the elderly: clinical and ethical aspects. Pract Gastroenterol 25:12–23.

Lange RA, Hillis LD 2001. Cardiovascular complications of cocaine use [published erratum appears in N Engl J Med 2001;345:1432]. N Engl J Med 345:351–358.

Mia ME, Patrick TO, Leonard SL 2010. Valvular Heart Disease. In: Leonard SL, ed. Pathophysiology of Heart Disease. 5th ed. Philadelphia: Lippincott William Wilkins.

McGinnis MK, Foege WH 1993. Actual causes of death in the United States. JAMA 270:2207–2212.

Michael CK, Annapoorna SK, Valentin F 1994. Definition of Acute Coronary Syndromes. In: Valentin F, Richard AW, Robert AO, Philip P-W, ed. Hurst’s the heart. 8 th ed. New York: McGraw-Hill Health Professions Division 1210-1211.

Owens GM 1986. Chest Pain. Prim Care 13:55–61.

Rajni K 2009. Pulmonary Embolic Disease. In: Michael HC, ed. Current Diagnosis&Treatment Cardiology. 3rd ed. McGraw-Hill.

Ronnie F, Tomas N-R 2008. Noncardiac Chest Pain. J Clin Gastroenterol 42: 636-646.

Schlant RC, Alexander RW, O’Rouke RA, et al. 1994. editors. Hurst’s the heart. 8th ed. New York: McGrawHill Health Professions Division.

Smith DL 2000. Anemia in the elderly. Am Fam Physician. 62:1565–1572.

Wai MW, Kwok FL, Cecilia C, et. al. 2004. Population based study of noncardiac chest pain in southern Chinese: Prevalence, psychosocial factors and health care utilization. World Journal of Gastroenterology

(5): 707-712.

Yanerys R, Leonard SL 2010. Diseases of Pericardium. In: Leonard SL, ed. Pathophysiology of Heart Disease. 5th ed. Philadelphia: Lippincott Williams Wilkins.




DOI: https://doi.org/10.33476/jky.v20i1.158

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 YARSI Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

__________________________________________________________________________________________

Copyright of YARSI Medical Journal.

Powered by OJS.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution- NonCommercial 4.0 International License.