Gambaran Perceived Social Support Pada Penderita Kanker Stadium Lanjut yang Menjalani Perawatan Paliatif

Agnes M. Amelia L. Witjaksono, Venie Viktoria Rondang Maulina

Abstract


Selama menghadapi kondisi kesehatannya dan perubahan yang terjadi akibatnya, penderita kanker stadium lanjut bisa mengalami masalah pada aspek fisiologis, psikologis, sosial dan budaya, serta spiritual dan eksistensial. Dukungan sosial dari lingkungan sekitar penderita dapat membantu mereka dalam mengatasi masalah yang dihadapi, namun keberhasilannya tergantung pada bagaimana penderita memaknai dukungan sosial yang diterimanya (perceived social support). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-structured. Subjek penelitian berjumlah tiga dan memiliki karakteristik, yaitu penderita kanker yang telah didiagnosa kanker stadium lanjut, sedang menjalani Perawatan Paliatif, dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kelima dimensi dukungan sosial dipersepsikan oleh penderita kanker stadium lanjut selama menghadapi masalah yang muncul akibat kondisinya. Sumber dukungan sosial berasal dari berbagai pihak. Sumber dukungan sosial tertentu bisa memberikan lebih dari satu dimensi dukungan sosial. Bentuk dari setiap dimensi dukungan sosial berbeda-beda. Informational support memberikan informasi untuk memahami kondisi kesehatan dan nasehat untuk menjaga kondisi kesehatan, sedangkan instrumental support memberikan bantuan secara finasial dan peralatan untuk mendukung pengobatan, serta memberikan pelayanan untuk mengatasi masalah kesehatan dan rumah tangga. Emotional support, esteem support, dan companionship support mampu memberikan penghiburan dan motivasi melaui perkataan dan tindakan selama menghadapi kondisi kesehatannya. Bentuk dari setiap dimensi dukungan sosial dapat memberikan dampak yang positif apabila diberikan secara tepat, namun bisa menimbulkan perasaan negatif ketika diberikan secara kurang tepat, kurang memadai, atau justru secara berlebihan.

Kata kunci: Kanker stadium lanjut, Perawatan Paliatif, dukungan sosial, perceived social support


Full Text:

PDF

References


Ayers, S., Baum, A., McManus, C., Newman, S., Wallston, K., Welnman, J., & West, R. (2007). Cambridge handbook of psychology, health and medicine. New York: Cambridge University Press.

Cassandra, A. (2013). Susi dan perjuangan merawat pasien yang menanti ajal. Diakses pada tanggal 28 Agustus 2014 dari www.healthkompas.com.

Cassidy, J., Bissett, D., & Obe, R. (2002). Oxford handbook of oncology. New York: Oxford University Press.

Chochinov, H. (2006). Dying, Dignity, and new horizons in palliative care end-of-life care. CA Cancer J Cin, Vol. 56, 84-103.

Chrishianie. (2014). Gambaran persepsi terhadap dukungan sosial pada remaja yang mengalami kehamilan di luar nikah. Skripsi, tidak diterbitkan. Jakarta: Universitas Katolik Atma Jaya.

Christensen, A. & Antoni, M. (2002). Chronic physical disorders: Behavioral medicine perspective. United Kingdom: Blackwell Publishers.

Cohen, S. (1992). The meaning and measurement of social support. New York: Hemisphere Press.

Duffy, K. & Wong, F. (2003). Community psychology (3rd ed.). Boston, MA: Pearson Education, Inc.

Fitria, C. (2010). Palliative care pada penderita penyakit terminal. Gaster, Vol. 7(1), 527-535.

Garliah, L. (2009). Dukungan sosial pada pasien kanker perlukah?. Medan: USU Press.

Helgeson, V. & Cohen, S. (1996). Social support and adjustment to cancer: Reconciling descriptive, correlational, and intervention research. Health Psychology, Vol. 15(2), 135-148.

Howit, D. & Cramer, D. (2011). Introduction to Research methods in Psychology (3rd ed.). Harlow: Pearson Education Limited.

Khawar, M., Aslam, N., & Aamir, S. (2013). Perceived social support and death anxiety among patients with chronic diseases. Pak J Med Res, Vol. 52(3), 75-79.

Manafe, D. (2014). Di Indonesia, Kasus Kanker Payudara dan Serviks Tertinggi. Diakses pada tanggal 3 Juli 2014 dari http://www.beritasatu.com.

Orford, J. (1992). Community psychology theory and practice. England: John Wiley & Sons Ltd.

Patton, M. (2002). Qualitative Research & Evaluation Methods (3rd ed.). California: Sage Publications.

Salma. (2012). Perawatan paliatif, perawatan yang tidak untuk menyembuhkan. Diakses pada tanggal 23 September 2014 dari www.majalahkesehatan.com.

Stefaniak, T., Dziedziul, J., Walerzak, A., Stadnyk, M., Sheikh, A., Proczko-Markuszewska, M... Lachinski, A. (2012). Pain intensity and perceived social support among patients tumors. J Pain Relief, Vol. 1(5), 1-4.

Woodruff, R. (1999). Palliative medicine. Melbourne: Oxford University Press.




DOI: https://doi.org/10.24854/jps.v4i1.514

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Journal Psikogenesis



INDEXED IN:

Garuda Google Scholar CrossRef

OneSearch Indonesia BASE ROAD

DOAJSINTA

 

YARSI

Fakultas Psikologi 
Universitas Yarsi 
Jln. Letjend Soeprapto, Cempaka Putih 
Jakarta Pusat 10510 
Telp/fax : 021-4223138 


Web Analytics View Jurnal Psikogenesis Stats

Free counters!

Creative Commons License
Jurnal Psikogenesis is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.