Tinjauan Kaidah Fikih Terhadap Hukum Euthanasia

Authors

  • Muhamad Muamar Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Samudra Prihatin Hendra B Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Havidz Cahya Pratama Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

https://doi.org/10.33476/ms.v12i2.4841

Keywords:

Kiadah fikih, Euthanasia, Bioetika, Maqashid Syariah, Ijtihad Kontemporer

Abstract

Euthanasia merupakan salah satu isu paling kontroversial dalam praktik medis modern yang menimbulkan perdebatan etis, hukum, dan religius. Dari perspektif bioetika, euthanasia sukarela sering dibenarkan dengan alasan otonomi pasien, sementara bentuk non-sukarela dan involunter dipandang problematis karena berpotensi melanggar prinsip keadilan serta membuka peluang penyalahgunaan. Sebaliknya, fikih Islam menolak seluruh bentuk euthanasia aktif karena bertentangan dengan prinsip ḥifẓ al-nafs, salah satu tujuan pokok syariat, meskipun masih membuka ruang diskusi pada penghentian terapi medis yang dinilai tidak lagi bermanfaat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hukum euthanasia dengan menggunakan pendekatan kaidah fikih sebagai kerangka normatif. Melalui telaah literatur terhadap kaidah-kaidah fikih utama, seperti lā ḍarar wa lā ḍirār, al-ḍarar yuzāl, al-masyaqqah tajlib al-taysīr, al-ḍarūrāt tubīḥ al-maḥẓūrāt, dan irtikāb akhaff al-ḍararayn, penelitian ini menemukan bahwa syariat Islam konsisten menolak euthanasia aktif karena mencederai prinsip perlindungan jiwa. Namun, fikih memberikan fleksibilitas dalam bentuk penghentian terapi medis yang tidak efektif, selama tidak dimaksudkan untuk mempercepat kematian. Temuan ini menegaskan bahwa kaidah fikih berfungsi sebagai instrumen ijtihad kontemporer yang relevan dalam merespons problem etika medis modern, sekaligus menjaga keseimbangan antara perlindungan jiwa dan pengurangan penderitaan.

References

Al-Salām, A.-ʻIzz I. ʿAbd 1999. Qawāʿid al-Aḥkām fī Maṣāliḥ al-Anām. Dar al-Maʿrifah.

Al-Syāṭibī I 2003. Al-Muwāfaqāt fī Uṣūl al-Syarī‘ah. Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Arifandi F 2023. Tinjauan Kaidah Fikih terhadap Fatwa MUI tentang Hukum Autopsi. Majalah Sainstekes, 9(2 SE-Articles), 73–81. https://doi.org/10.33476/ms.v9i2.2869

Azizah NA, Rosyidah M, Badrussholeh B, & Huri D 2021. Hukum euthanasia menurut hukum Islam dan hukum Indonesia. Komparatif: Jurnal Perbandingan Hukum Dan Pemikiran Islam, 1(2), 124–140.

Bakry K 2020. Euthanasia dalam Perspektif Kaidah Fikih al-Ḍararu Lā Yuzālu bi al-Ḍarar. BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam, 1(4 SE-Articles), 692–708. https://doi.org/10.36701/bustanul.v1i4.271

Beauchamp T, & Childress J 2019. Principles of biomedical ethics: marking its fortieth anniversary. In The American journal of bioethics (Vol. 19, Nomor 11, hal. 9–12). Taylor & Francis.

Breigheche N 2023. Abortion, Euthanasia, Organ and Breast Milk Donation in Islam. Some Issues of Islamic Bioethics. BioLaw Journal, 2023(Special Issue 2), 109–125. https://doi.org/10.15168/2284-4503-2843

Candra AA, & Haji Abdullah RB 2024. The Constitutionality Of The Practice Of Euthanasia Against Parents In Maqashid Sharia And Human Rights. Jurnal Hukum dan Peradilan, 13(1 SE-Articles), 147–166. https://doi.org/10.25216/jhp.13.1.2024.147-166

Djazuli HA 2019. Kaidah-Kaidah Fikih: Kaidah-Kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah-Masalah yang Praktis (Pertama). Prenada Media.

Falah M 2023. Penerapan Kaidah Fikih dalam Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah: Penerapan Kaidah Fikih dalam Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Jurnal Staika: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan, 6(1), 1–12.

Ibn Nujaym, Z. al-D. ibn I 2016. Al-Ashbāh wa al-Naẓāʾir ‘alá madhhab Abī Ḥanīfah al-Nuʿmān. Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah.

Jalaluddin al-Suyuthi 2001. Al-Ashbah wa al-Nazhair fi Qawaid wa Furu’ Fiqh al-Shafi‘i. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Mun’im Z 2021. Peran Kaidah Fikih dalam Aktualisasi Hukum Islam: Studi Fatwa Yusuf Al-Qaradawi tentang Fiqh Al-Aqalliyat. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 15(1), 151–172. https://doi.org/10.24090/mnh.v15i1.4546

Nasution MSA, & Nasution RH 2020. Filsafat Hukum & Maqashid Syariah. Prenada Media.

Parsa-Parsi RW, Gillon R, & Wiesing U 2024. The revised International Code of Medical Ethics unites doctors under one global medical ethos. bmj, 384. https://doi.org/10.1136/bmj.q449

Roslan MM Bin 2024. Sejarah Kemunculan Teori Hifz al-Nafs dalam Maqasid Syariat: Analisis Sorotan Teoritikal: History of The Emergence of Hifz Al-Nafs Theory in Maqasid Syari’At: Analysis of Theoretical Review. Jurnal Pengajian Islam, 17(1), 107–120.

Rouf A, & Mahmudi Z 2022. Telaah Kompilasi Hukum Islam Pasal 173 huruf A Terhadap Pelaku Euthanasia Pasif Perspektif Maqashid Syari’ah. Muslim Heritage, 7(1 SE-Artikel), 183–216. https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v7i1.3676

Zamroni M 2021. Fiqih Euthanasia (Passive Euthanasia Perspective of Maslahah Mursalah for the Achievement of Asy-shari’ah Maqashid). Mu’amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 13(1), 1–14. https://doi.org/10.20414/mu.v13i1.4644

Downloads

Published

2026-01-09

How to Cite

Muhamad Muamar, Samudra Prihatin Hendra B, & Havidz Cahya Pratama. (2026). Tinjauan Kaidah Fikih Terhadap Hukum Euthanasia. Majalah Sainstekes, 12(2), 086–096. https://doi.org/10.33476/ms.v12i2.4841