Evaluasi Keamanan dan Sanitasi Pangan pada Industri Popcorn Rumahan

Ivana Giovani, Claudia Jesica, Cynthia Mudhita, Warsono El Kiyat

Abstract


Penerapan prinsip hygiene dan sanitasi pangan yang tidak tepat adalah faktor yang berperan dalam penyebaran penyakit bawaan makanan serta berdampak pada kesehatan konsumen yang mengonsumsinya. Produk pangan yang diolah secara skala rumah tangga juga memiliki pedoman keamanan dan sanitasi pangan dalam proses pengolahannya untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Penelitian dilakukan secara kualitatif, yaitu dengan teknik wawancara, observasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis dengan tujuan menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek yang diteliti secara tepat pada industri rumahan popcorn daerah Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan sanitasi dan hygiene di industri popcorn tersebut “masih belum terlaksana dengan baik dan benar. Banyak temuan cemaran dibeberapa aspek seperti dinding, dan jendela serta perilaku karyawan yang berpotensi menyebabkan pencemaran. Penerapan tentang hygiene dan sanitasi pada industri rumah tangga popcorn dalam mengelola produknya juga belum dilaksanakan sesuai dengan Cara Pengolahan Pangan yang Baik (CPPB)


Keywords


CPPB, industri rumahan, keamanan pangan, popcorn, sanitasi

Full Text:

PDF

References


Angulo AJ, Romera JM, Ramirez M, Gil A. 1997 Determination of Cholestrol Oxide in Dairy Products, Effect of Storage Conditions. Journal of Agriculture and Food Chemistry. 45, 4318 - 4323.

[BPOM] Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. 2003. Keamanan Pangan. Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan RI.

[BPOM] Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2012. Penanganan Terhadap Hasil Keluhan Dan Pengamatan, Keluhan Dan Penarikan Kembali Produk Yang Beredar. Direktorat Inspeksi Dan Sertifikasi Obat

Tradisional, Kosmetik Dan Produk Komplemen Badan Pengawas Obat dan

Makanan.

[BPOM] Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2012. Cara Produksi Pangan yang baik Untuk Industri Rumah Tangga. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor

HK.03.1.2.23.04.12.2206 Tahun 2012.

[BPOM] Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. 2015. Kategori Pangan. Jakarta: Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor 1. 2015.

BPOM] Badan Pengawas Obat Dan Makanan RI. 2016. Pengawasan Klaim Pada Label Dan Iklan Pangan Olahan. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2016. Departemen Kesehatan RI. 2003. Buku Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta: Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat. Gosting DC, Doyle ME, Steinhart CE, Cochrane BA. Food Safety 1990: An Annotated Bibliography of the Literature. Boston : Butterworth-Heinemann. Herjanto E. 2007. Manajemen Operasi. Jakarta. Grasindo. Hulebak KL, Schlosser W. 2002. Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP

) History and Conceptual Overview. Journal Risk Analysis. 22(3),547 - 553.

Sharif L, Obaidat MM, Al-Dalalah M, Raed R. 2013. Food Hygiene Knowledge, Attitudes and Practices of the Food Handlers in the Military Hospitals. Food and Nutrition Sciences. 13:4.

Sugiono. 2009. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfa Beta. Somantri, AS, Miskiyah M. 2012. Sistem Keamanan Pangan Bebahan Baku Jagung. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian, 8(2), 112-119

Vrielink A. 2010. Cholesterol Oxidase: Structure and Function. In: Harris J. (eds) Cholesterol Binding and Cholesterol Transport Proteins: Subcellular Biochemistry, 51. Springer, Dordrecht.




DOI: http://dx.doi.org/10.33476/mkp.v10i2.729

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


P-ISSN: 2085-5648

E-ISSN: 2655-2396