Gambaran dan Keadaan Masyarakat Terhadap Malaria di Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Timur (Daerah Lintas Batas Indonesia–Malaysia)

Hasan Boesri

Abstract


Perilaku Masyrakat daerah endemis merupakan penentu akan adanya kasus malaria, meskipun lingkungan mendukungnya. Jika masyarakat mau merobah lingkungan yang tidak baik menjadi lingkungan yang bersih penyakit akan sulit menjadi endemik. Telah dilakukan penelitian mengenai perilaku masyarakat di pulau sebatik terhadap penularan malaria dengan hasil sebagai berikut: Perilaku penduduk berisiko tertular malaria adalah kegiatan keluar rumah pada malam hari dan tidak menggunakan pelindung diri dari gigitan nyamuk. Pengetahuan masyarakat masih rendah terhadap penularan malaria serta ditemukan keterlambatan serta pengobatan tidak tuntas. Meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang cara perlindungan diri/keluarga supaya tidak tertular malaria. Usaha pencegahan terjadinya penularan malaria: Meningkatkan surveilan kasus terhadap pendatang dan pengobatan kepada penderita. Dilakukan pelatihan penyegaran kepada mikroskopis di Puskesmas untuk mengurangi kesalahan pemeriksaan slide darah (penentuan spesies parasit). Perlu dilakukan pelatihan entomologi bagi staf Puskesmas, untuk pemantauan nyamuk vektor, sebagai usaha pencegahan dini penularan malaria.


Keywords


Masyarakat; Malaria; Pulau Sebatik

Full Text:

PDF

References


Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan 2007. Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur tahun 2007. Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur.

Takken W, W.B. Snallen, J.P. Verhave, B.G.J, Knols and S. Admosoedjono. Environmental measures for malaria control in Indonesia (An historical review on species) Wageningen Agricultural Univ. Papaers. Netherlands Laihad.

Oemijati S 1991. Masalah malaria di Indonesia. Kumpulan makalah Simposium Malaria. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Laihad F 2001. Dinamika penularan. Diktat Pelatihan Dinamika Malaria Tingkat Kabupaten Di Jawa Tengah.

Nugroho A dan M. Tumewu Wagey 2000. Siklus hidup Plasmodium Malaria, (Malaria: Epidemiologi, patogénesis, manifestasi klinis & penanganan. Editor. Harijanto). Penerbit buku kedoketaran. Jakarta.

Widyastuti U, SJ. Mardihusodo dan Supargiyono 2003. Kompetensi vektorial An. aconitus Donitz (Diptera: Culicidae) di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Jornal Kedokteran YARSI. Vol II (2) : 36 – 50.

Rozendal JA 1997. Vector control (Method for use individuals and communities). WHO. Geneva.




DOI: https://doi.org/10.33476/jky.v24i2.255

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 YARSI Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

__________________________________________________________________________________________

Copyright of YARSI Medical Journal.

Powered by OJS.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution- NonCommercial 4.0 International License.