Pemeriksaan Indeks Memori, MMSE (Mini Mental State Examination) dan MoCA-Ina (Montreal Cognitive Assestment Versi Indonesia) Pada Karyawan Universitas Yarsi

Anna Luthfiana, Harliansyah Harliansyah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa indeks memori melalui alat QRMA (Quantum Resonance Magnetic Analyzer) ,pemeriksaan MMSE (Mini Mental State Examination) dan MoCA Ina (Montreal Cognitive Assestment versi Indonesia) terhadap karyawan  Universitas YARSI. Hasil penelitian Indeks Memori terhadap 30 karyawan Univerisitas YARSI secara QRMA diperoleh nilai normal (Z score 0,442 – 0, 871) adalah 9 orang (30%) , menurun ringan 17 orang (56,67%) dan menurun sedang-berat 4 orang (13,33%). Selanjutnya hasil analisa MMSE dengan nilai normal (26 sampai 30)  adalah 18 orang (60%) dan penurunan ringan 12 (40%) . Adapun analisa secara MoCA Ina dengan nilai normal  (26 sampai 30) menunjukkan tingkatan normal 9 orang (30%), menurun ringan 17 orang (56,67%) dan menurun sedang-berat 4 orang (13,33%). Dari ketiga parameter  di atas terdapat 7 orang (23,33%) dengan semua pemeriksaan menunjukkan hasil yang normal. Terdapat 11 orang (36,67%) dari ke tiga hasil pemeriksaan menunjukkan penurunan fungsi kognitif dan penurunan indeks memori terutama pada mereka yang berusia di atas 45 tahun. Selanjutnya 10 orang (33,33%) dengan ke dua parameter pemeriksaan yang mengalami penurunan, serta 2 orang (6,67%) dengan satu parameter pemeriksaan mengalami penurunan memori. Berdasarkan kepustakaan, usia berhubungan dengan penurunan fungsi memori/daya ingat. Tapi pada penelitian ini kami menemukan responden usia < 40 tahun mengalami penurunan kognitif pada ke 3 parameter terutama fungsi atensi dan fungsi visuo spatial. Pemeriksaan  MMSE terutama untuk menilai fungsi kognitif secara umum (fungsi atensi, bahasa,memori/daya ingat, visuo spatial dan fungsi eksekutif. Sedangkan MoCA Ina merupakan parameter untuk menilai gangguan fungsi kognitif dengan kekhususan fungsi atensi dan visuo spatial. Dari pemeriksaan Indeks memori secara QRMA, pemeriksaan MMSE dan pemeriksaan MoCA Ina, menunjukkan telah terjadi penurunan indeks memori pada karyawan yang umumnya berusia lebih dari 45 tahun, hal ini di pastikan akibat adanya sel neuron yang mengalami degeneratif akibat pengaruh stres oksidatif sehingga berpengaruh terhadap kualitas kesehatan secara keseluruhan.

Keywords


fungsi kognitif, memori jangka pendek, Indeks memori, QRMA, MMSE, MoCA Ina

Full Text:

PDF

References


Arndt M, Juffmann T, Vedral V 2009. Quantum physics meets biology. In National institutes of health web site. Bethesda, Maryland: National Institutes of health Official Web Site, US Department of Health and Human Services.

Bordonaro, M, Ogryzko V 2013. Quantum biology at the cellular level-elements of theresearch program. Scranton, USA: The Commonwealth Medical College.

Burgess PW 2003. Assestment of executive function. In Halligan PW, Marshall JC (editor): Handbook of clinical neuropsychology. New York: Oxford University Press:302-319.

Crossman AD, Neary D 2015. Cerebral hemisphere and cerebral cortex, in Neuroanatomy, An illustrated colour text. Edinburgh, England: Churchill Livingstone: 101-107.

Fradipt25 2014. Teknologi baru alat cek kesehatan Quantum resonance magnetic analyzer. www.kompasiana.com.

Grant GG 2011. Measuring stress reduction with QRMA. Hhtp://www.pekoedc.net.

Grant GG 2016. Evaluating thermotherapy using the amethyst bio belt and the infra red negative ion amethyst bio mat in 12 subjects to reduce fat, pain and stressover 3 months-case report. In Journal of Anesthesiology and critical care medicine (AACM). Canada: Enliven Academy of Wellness.

Helmenstine AM 2015. Question: How many atoms are there in a human cell ?. https://www.thought.com.

Husein N, Lumempouw S, Ramli Y 2010. Herqutanto. Uji validitas dan realibilitas Montreal cognitive assestment versi Indonesia (MoCA-Ina) untuk skrining gangguan fungsi kognitif. Dalam Neurona, Majalah Kedokteran Neuro Sains. Jakarta: Balai Penerbit FKUI: 27(4).

Kurlowics L 2012. The mini mental state examination (MMSE) at Mount Sinai Hospital. In Holsboer F.Schatzber A MD (Editor): Journal of Psychiatric Research (3). Elsevier: 189-198.

Longstaff A 2000. Section Q, Learning and memory, Q1: Types of learning. In Hames BD (editor): Neuroscience: Bios Scientific publisher, second edition, 2000: 374-379.

Mayza A, Lastri DN 2017. Neurobehaviour dasar dan pemeriksaannya dalam Buku ajar neurologi jilid 1. Penerbit kedokteran Indonesia. hal:149-180.

McCraig CD, Song B, Rajnicek AM 2009. Electrical dimensions in cell science. In Journal of Cell Science ISSN 1477-9173: 4267-4276.

Ramliyana 2015. Catatan anak desa: Sistem kelistrikan dalam tubuh manusia. fisika.blogspot.com.

Reed SK 2011. Edisi ke 7. Kognisi, terapi dan aplikasi. Dalam Tusyani A (penerjemah). Jakarta. Penerbit: Salemba Humanika; 2011. Terjemahan dari Cognition: theory and application.

Simon RP, Aminoff MJ, Greenberg DA 1989. Disorder of cognitive function: Approach to diagnosis & acute confusional states in 1989 Clinical Neurology, Appleton & Lange, Connecticut, USA, 1989: 1-9.

Waxman SG, de Groot J 1995. Higher cortical function in Correlative Neuroanatomi, twenty second edition. Appleton & Lange, Connecticut, USA, 1995: 267-278.

Wibowo MM, Karema W, Maja J 2015. Gambaran fungsi kognitif dengan Ina-MoCA dan MMSE pada penderita post Stroke di poliklinik saraf RSUP Kandou-Manado November-Desember 2014. Jurnal e-Clinic (eCI), Volume 3, Nomer 3, September-Desember, 2015.




DOI: https://doi.org/10.33476/jky.v27i2.1116

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 YARSI Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

__________________________________________________________________________________________

Copyright of YARSI Medical Journal.

Powered by OJS.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution- NonCommercial 4.0 International License.