Editorial Policies

Focus and Scope

BiblioTech: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi memuat hasil kajian dan penelitian bidang ilmu perpustakaan dan informasi, yang mencakup:

  • Ilmu perpustakaan—profesi pustakawan, organisasi pustakawan, tata ruang perpustakaan; koleksi perpustakaan, manajemen koleksi, otomasi perpustakaan, dan perpustakaa digital.
  • Ilmu dokumentasi—preservasi koleksi, manajemen database, metadata, katalogisasi, klasifikasi, warisan budaya/dokumenter, kemas ulang informasi, digitalisasi koleksi, alih media, dan pengelolaan pengetahuan.
  • Ilmu informasi (information science)—organisasi informasi, manajemen informasi perpustakaan, publikasi ilmiah, bibliometrik, altmetrik, webometrik, dan sistem informasi perpustakaan.
  • Ilmu Manajemen Rekord dan Kearsipan—manajemen data; big data; arsip lembaga; kebijakan manajemen data dan arsip; objek digital

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Mitra bestari kami hanya me-review naskah lengkap yang sesuai kompetensi dan bidang keilmuannya. Naskah yang dikirim pertama kali akan ditinjau oleh editor. sebelum dilanjutkan oleh Mitra Bestari. Mitra bestari berhak menolak naskah yang direview dan merekomendasikannya ke mitra bestari lain yang lebih kompeten apabila tidak mampu. Naskah artikel akan dikirim ke reviewer secara anonim. Komentar peninjau juga dikirim ke penulis untuk diambil tindakan dan tanggapan yang diperlukan. Keputusan manuskrip yang direvisi kemudian akan dievaluasi dalam rapat dewan redaksi, keputusan akhir akan dikirimkan ke penulis terkait. Berdasarkan penilaian tersebut, akan diputuskan apakah artikel layak diterbitkan atau tidak.

 

Open Access Policy

Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih luas.

 

Publication Ethics

Etika Publikasi Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Pernyataan ini mengklarifikasi perilaku etis pada semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan sebuah naskah pada Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, yang dikelola oleh Fakultas Teknologi Informasi, Universitas YARSI, termasuk para penulis, para editor, dan para reviewer.

Pernyataan ini berdasarkan pada standar COPE’s Best Practice.

 

1.      Pedoman Etika untuk Publikasi Jurnal

Publikasi sebuah naskah sangatlah penting untuk diperhatikan terkait etikanya, hal ini termaktub pula pada Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiBibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi menerbitkan naskah hasil telaah baik teori dan empiris dari berbagai sumber penulis yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting guna pengembangan ilmu pengetahuan untuk diimplementasikan dalam pengembangan perekonomian disuatu negara. Maka, suatu jaringan pengetahuan yang koheren dan dihormati, perlu dilakukan dalam Pedoman Etika publikasi Jurnal. Hal tersebut merupakan refleksi langsung dari kualitas kerja dari para penulis dan institusi-institusi yang mendukung. Naskah dalam Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi dilakukan peer-review guna mendukung dan mewujudkan metode ilmiah. Hal ini kemudian penting untuk disetujui atas standar-standar yang diharapkan dari perilaku etis untuk semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan, yaitu para penulis, para editor jurnal, para reviewer, para penerbit dan masyarakat.

Fakultas Teknologi Informasi Universitas YARSI sebagai penerbit Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi mengambil tugas perwaliannya melebihi semua tahapan penerbitan yang sangat serius dan kami melaksanakannya dengan etika serta tanggungjawab lainnya. Fakultas Teknologi Informasi Universitas YARSI memiliki komitmen untuk memastikan bahwa penyiaran, pencetakan kembali atau pendapatan komersial lain tidak memiliki dampak atau pengaruh pada keputusan yang bersifat editorial.

2.      Keputusan-Keputusan Publikasi

Sebelum dilakukan penerbitan baik secara Online dan Cetak untuk Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Chief Editor yang bertanggungjawab atas penerbitan meminta masukan kepada Editor lain serta dukungan saran dari pada reviewer. Dimana, hal tersebut juga berdasarkan rangkaian penerbitan jurnal yang dimulai dari penyerahan naskah, pengecekan editor, pengecekan reviewer, pengecekan layout, pengecekan plagiat dan hakcipta. Hal tersebut dibawah pengawasan Chief Editor dan Editor lainnya dengan diberi kewenangan, sehingga munculah keputusan publikasi untuk naskah pada Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi.

3.      Non-Diskriminasi

Pada setiap proses penerbitan Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, para editor dan reviewer mengevaluasi naskah untuk konten keilmuan naskah tanpa menghubungkan dengan ras, jenis kelamin, orientasi seksual, kepercayaan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau filsafat politik dari penulis. Hal ini dilakukan guna memegang etika penerbitan Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi yaitu non-diskriminasi.

 4.      Kerahasiaan

Naskah yang terbit pada Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi sangat dijaga nilai informasinya, dimana para editor, dan reviewer tidak diperkenankan membuka banyak informasi tentang sebuah naskah yang sudah disampaikan kepada siapa pun dari penulis, reviewer, tim editorial, serta penerbit, setapi hanya yang sesuai dan sewajarnya.

5.      Pengungkapan dan Konflik Kepentingan

Bahan yang tidak dipublikasikan diungkapkan dalam sebuah naskah yang disampaikan tidak harus digunakan oleh banyak anggota dewan editor dan para reviewer dalam penelitiannya sendiri.

 

Tugas dan Kewajiban Reviewer

1.      Kontribusi Terhadap Keputusan Editorial

Penerbitan naskah pada Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi melibatkan reviewer dibidangnya, keputusan dari reviewer sebagai kontribusi pada keputusan editor untuk setiap naskah. Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi menggunakan proses blind-review, dimana hasil dari reviewer dikomunikasikan kembali kepada penulis untuk meningkatkan kualitas penelitian para penulis.

2.      Kecepatan

Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi sangat memperhatikan ketepatan waktu publikasi dan informasi pada penulis. Setiap naskah yang masuk pada Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi diinformasikan kepada penulis dan reviewer untuk proses sebagaimana ketentuan dasarnya. Jika reviewer tidak melaksanakan tugasnya tepat waktu, maka editor mengambil keputusan untuk mengganti reviewer lain yang lebih berkualitas. Guna kecepatan waktu penerbitan tetap konsisten sesuai dengan yang ditetapkan.

3.      Kerahasiaan

Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi dikelola oleh Fakultas Teknologi Informasi Universitas YARSI dengan bantuan pada editor dan reviewer ahli. Setiap naskah yang masuk, sangat dijaga kerahasiaanya baik oleh editor, reviewer dan penerbit. Mengingat sistem blind-reviewer, maka setiap naskah yang masuk reviewer hanya bisa didiskusikan konten naskah dengan editor dan penulis.

4.      Standar Objektivitas

Setiap naskah yang masuk pada Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, para editor dan reviewer diwajibkan untuk mengevaluasi naskah tersebut berdasarkan standar yang ditetapkan. Namun demikian, komentar ulasan dari editor dan reviewer perlu menghormati penulis. Serta para reviewer diwajibkan untuk konsisten pada keputusan dan rekomendasi mereka kepada para editor dan penulis.

5.      Pengakuan Sumber-Sumber

Para reviewer diwajibkan memperhatikan setiap sumber yang berasal dari semua naskah yang masuk ke Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, dimana naskah tersebut dikirimkan oleh penulis melalui editor. Setiap sumber perlu diketahui kebenaran dan kemutahirannya, serta diakui melalui daftar refensi yang dipercaya.

6.      Pengungkapan dan Konflik Kepentingan

Informasi khusus atau ide-ide yang diperoleh melalui ulasan reviewer (peer-review) harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Para reviewer seharusnya tidak mempertimbangkan naskah yang mana naskah tersebut memiliki konflik kepentingan yang dihasilkan dari kompetitif, kolaboratif, atau hubungan lain atau juga koneksi dengan para penulis, perusahaan, atau institusi lainnya yang dihubungkan dengan penelitian. 

 

Tugas dan Kewajiban Penulis

1.      Standar Pelaporan

Para penulis diwajibkan memberikan data secara akutan dan informasi yang informatif atas hasil karya yang diberikan kepada Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Data yang disajikan mengandung sumber referensi yang dapat dipertanggungjawabkan dan termaktub dalam naskah. Kecurangan atau kesengajaan pernyataaan-pernyataan yang tidak akurat merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

2.      Akses Data dan Retensi

Para penulis dimungkinkan ditanya terkait data dan informasi pada naskah, sehingga diwajibkan memberikan data dan informasi yang berkaitan dengan naskah tepat waktu kepada editor dan reviewer. Hal ini untuk memudahkan penyempurnaan naskah dari penulis sesuai dengan kaidah Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi.

3.      Orisinalitas dan Plagiarisme

Para penulis seharusnya memastikan bahwa mereka telah menulis karya sepenuhnya asli, dan jika para penulis telah menggunakan karyanya dan atau kata-kata karya orang lain, maka wajib dikutip secara benar. Jika ditemukan beberapa masalah terkait pengutipan dan atau plagiat pada karya penulis, maka secara otomatis naskahnya ditolak.

4.      Multiple, Redundant or Concurrent Publication

Ketika penulis mengirimkan naskah untuk dipublikasi di Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, penulis tidak diperkenankan mengirimkan naskah tersebut pada penerbit lainnya secara simultan. Pengajuan simultan dari penulis dipertimbangkan tidak etis dan tidak dapat diterima naskahnya.

5.      Pengakuan Sumber-sumber

Setiap naskah yang dikirimkan oleh penulis pada Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi wajib memberikan pengakuan atas sumber-sumber yang layak dan mampu menambah nilai naskahnya, semua pengakuan tersebut harus tercantum secara jelas pada daftar referensi.

6.      Kepengarangan Penelitian

Kepengarangan seharusnya terbatas kepada yang telah membuat suatu kontribusi yang signifikan kepada penelitian yang dilaporkan dalam naskah yang dikirimkan ke Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Penulis yang tercantum dalam naskah memiliki suatu tanggung jawab untuk menjaga co-penulis diposting dengan proses ulasan. Jika diterima, semua penulis diharuskan untuk memberikan pernyataan yang ditandatangani bahwa karya penelitian adalah karya penelitian asli mereka.

7.      Bahaya-bahaya dan Subjek Manusia atau Binatang

Jika karya melibatkan bahan-bahan kimia, prosedures atau alat yang memiliki banyak bahaya yang tidak biasa melekat dalam penggunaan penulis, mereka harus mengidentifikasi dengan jelas semua hal tersebut dalam naskah.

8.      Pengungkapan dan Konflik Kepentingan

Semua penulis seharusnya mengungkapkan dalam naskahnya tentang semua hal yang mendukung penelitiannya terselesaikan. Semua penyokong sumber keuangan untuk penelitian seharusnya diungkapkan.

9.      Kesalahan-kesalahan Mendasar dalam Karya yang Diterbitkan

Ketika seorang penulis menemukan sebuah kesalahan yang signifikan atau ketidakakuratan dalam karya yang dipublikasikannya, kewajiban penulis untuk segera memberitahu editor atau penerbit jurnal dan bekerja sama dengan editor untuk menarik atau memperbaiki penelitian.