Peran School Well-Being terhadap Motivasi Sekolah Siswa Sekolah Menengah

Ahist Noviyanti, Dewi Kumalasari

Abstract


Masa SMA merupakan masa terakhir pendidikan dasar dan gerbang untuk menuju pendidikan yang lebih tinggi. Pada masa masa tersebut, seseorang akan mulai memikirkan hal mengenai masa depan. Namun, hasil survei mengatakan bahwa 40% siswa SMA tidak tetarik berlajar dikelas, tidak memiliki inisiatif, memiliki usaha yang rendah dalam mengerjakan tugas sekolah, dan mudah merasa bosan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peran school well-being terhadap motivasi siswa Sekolah Menengah Atas. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 siswa SMA dengan menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur School Well-Being Model dan Inventory of School Motivation. Hasil uji regresi menemukan dimensi being pada school well-being memiliki peran yang positif terhadap motivasi sekolah pada dimensi performance goals dan  sebaliknya dimensi loving pada school well-being memiliki peran negatif terhadap motivasi sekolah pada dimensi dimensi performance goals. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi sekolah agar dapat meningkatkan kesejahteraan siswa di sekolah agar mereka dapat memiliki motivasi sekolah yang baik.

Keywords


School Well-Being, Motivasi Sekolah, Siswa Sekolah Menengah Atas

Full Text:

PDF

References


Allardt, E. (1989). An Updated Indicator System: Having, Loving, Being: Comment Presented at the WIDER Conference on Quality of Life, Helsinki, 25-29 July 1988. Helsingin Yliopisto, Sosiologian laitos.

Amanillah, S., & Rosiana, D. (2017). Hubungan School Well-Being dengan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas XI MA X. Bandung: Universitas Islam Bandung

Anderman, L. H., &Anderman, E. M. (1999). Social Predictors of Changes in Students' Achievement Goal Orientations. Contemporary Educational Psychology, 24(1), 21-37.

Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan validitas Edisi 4. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dariyo, A. (2018). Peran School Well Being dan Keterlibatan Akademik dengan Prestasi Belajar pada Siswa Sekolah Dasar. Journal Psikogenesis, 5(1).

Fan, W., & Wolters, C. A. (2014). School Motivation and High School Dropout: The Mediating Role of Educational Expectation. British Journal of Educational Psychology, 84(1), 22-39.

Gio, P. U., & Rosmaini, R. (2016). Belajar Olah Data dengan SPSS, Minitab, R, Microsoft Excel, Eviewa, Lisrel, Amos, dan Smartpls. Medan: USU Press.

Gunadi, C. L., & Gunawan, W. (2016). Hubungan Motivasi Akademik dengan Prestasi Belajar Siswa SMA'X'di Jakarta Barat. Noetic Psychology, 4(1), 23-42.

Gutman, L. M., & Vorhaus, J. (2012). The Impact of Pupil Behaviour and Wellbeing on Educational Outcomes. Childhood Wellbeing Research Center.

Hasyim, B. (2013). Islam dan Ilmu Pengetahuan (Pengaruh Temuan Sains terhadap Perubahan Islam). Jurnal Dakwah Tabligh, 14(1), 127-139.

Hill, R. (1998). What sample size is “enough” in internet survey research?. Interpersonal Computing and Technology Journal, 6, 3-4.

Husin, A. F. (2014). Islam Dan Kesehatan. ISLAMUNA: Jurnal Studi Islam, 1(2).

Kapur, R. (2018). Factors Influencing the Students Academic Performance in Secondary Schools in India.

King, R. B., Ganotice, F. A., & Watkins, D. A. (2012). Cross-cultural validation of the Inventory of School Motivation (ISM) in the Asian setting: Hong Kong and the Philippines. Child Indicators Research, 5(1), 135-153.

Konu, A., Alanen, E., Lintonen, T., & Rimpelä, M. (2002). Factor Structure of the School Well-being Model. Health education research, 17(6), 732-742.

Konu, A, & Rimpela, M. (2002). Well-being in schools : A conceptual model. Journal of Health Promotion Internasional. 17(1). 79-87.

Kumalasari, D. (2018). Peran Percived Teacher Support Terhadap School Well-Being Pada Siswa SMA di Jakarta. Positive Psikologi in Dealing with Multigeneration, 222-234.

Lawhorn, J. B. (2010). School size and Its effect on school climate and academic achievement in rural South Georgia high school. Electronic Theses & Dissertastions. Jack N. Averitt College of Graduate Studies.

Liem, A. D., & Nie, Y. (2008). Values, achievement goals, and individual?oriented and social?oriented achievement motivations among Chinese and Indonesian secondary school students. International Journal of Psychology, 43(5), 898-903.

Luo, W., Paris, S. G., Hogan, D., & Luo, Z. (2011). Do performance goals promote learning? A pattern analysis of Singapore students’ achievement goals. Contemporary Educational Psychology, 36(2), 165-176.

Martin, A. J. (2003). Boys and motivation. The Australian Educational Researcher, 30(3), 43-65.

Marwan, D. (2013). Hubungan percaya diri siswa dengan hasil belajar geografi kelas XI IPS di SMA N 1 Bayang Kabupaten pesisir selatan. Jurnal Pendidikan Geografi, 1(01).

McInerney, D. M. (2000). Helping Kids Achieve Their Best: Understanding and Using Motivation in the Classroom.

McInerney, D. M., & Ali, J. (2006). Multidimensional and hierarchical assessment of school motivation: Cross?cultural validation. Educational Psychology, 26(6), 717-734.

McInerney, D. M., Dowson, M., & Yeung, A. S. (2005). Facilitating conditions for school motivation: Construct validity and applicability. Educational and Psychological Measurement, 65(6), 1046-1066.

Montalvo, G. P., Mansfield, E. A., & Miller, R. B. (2007). Liking or Disliking the Teacher: Student Motivation, Engagement and Achievement. Evaluation & Research in Education, 20(3), 144-158.

Nisfiannoor, M. (2009). Pendekatan statististika Modern untuk Ilmu Sosial. Penerbit Salemba.

Opdenakker, M. C., & Van Damme, J. (2000). Effects of Schools, Teaching Staff and Classes on Achievement and Well-Being in Secondary Education: Similarities and Differences Between School Outcomes. School Effectiveness and School Improvement, 11(2), 165-196.

Pintrich, P. R. (2000). Multiple goals, multiple pathways: The role of goal orientation in learning and achievement. Journal of educational psychology, 92(3), 544.

Priyastama, R. (2017). Buku Sakti Kuasai SPSS Pengolahan Data dan Analisis Data. Yogyakarta: Start Up.

Puspitasari, Y. P., Abidin, Z., & Sawitri, D. R. (2010). Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kecemasan menjelang ujian nasional (UN) pada siswa kelas XII reguler SMA Negeri 1 Surakarta. Semarang: Universitas Dipenogoro.

Srinivas, P., & Venkatkrishnan, S. (2016). Factors affecting scholastic performance in school children. IOSR Journal of Dental and Medical Sciences, 15(7), 47-53.

Sugiyono. (2012). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : ALFABETA.

Sugiyono. (2014). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Taherdoost, H. (2017). Determining sample size; How to calculate survey sample size.

Urdan, T., & Schoenfelder, E. (2006). Classroom Effects on Student Motivation: Goal Structures, Social Relationships, and Competence Beliefs. Journal of school psychology, 44(5), 331-349.

Usher, A., & Cober ,N.(2012). Students motivation: an overlooked piece of school refrom. Washington, D.C. Diperoleh pada tanggal 28 Januari 2019 http://files.eric.ed.gov/fulltext/ED532667.pdf

Widhiarso, W. (2010). Catatan Pada Uji Linearitas Hubungan. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM

Yahya, Z. M. (2014). Hubungan antara guru dan murid dalam proses pendidikan menurut Imam Al-Ghazali di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN). Zawiyah Cot Kala Langsa.

Yanti, S., Erlamsyah, E., Zikra, Z., & Ardi, Z. (2013). Hubungan Antara Kecemasan Dalam Belajar Dengan Motivasi Belajar Siswa. Konselor, 2(1).




DOI: https://doi.org/10.24854/jps.v8i1.1228

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Dewi Kumalasari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED IN:

Garuda Google Scholar CrossRef

OneSearch Indonesia BASE ROAD

DOAJSINTA

 

YARSI

Fakultas Psikologi 
Universitas Yarsi 
Jln. Letjend Soeprapto, Cempaka Putih 
Jakarta Pusat 10510 
Telp/fax : 021-4223138 


Web Analytics View Jurnal Psikogenesis Stats

Free counters!

Creative Commons License
Jurnal Psikogenesis is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.